Oh anakku, anak kandungku, anak yang aku janjikan kepada TUHAN untuk menjadi pelayan-Nya. Dengarkanlah baik-baik nasihatku.
Jangan menghabis-habiskan kekayaan dan segala perhatianmu untuk menambah selir-selirmu, sebab banyak raja telah hancur karena hal itu.
Hai Lemuel, sebagai raja, tidak pantas bagimu bermabuk-mabukan dengan minum anggur atau minuman keras yang lain, bahkan menginginkannya pun tidaklah patut.
Karena bila engkau mabuk, engkau akan melupakan undang-undang negara dan menginjak-injak hak rakyat biasa.
Gunakanlah posisimu untuk membuat keputusan yang adil dan membela hak orang yang miskin dan tertindas.
Sungguh beruntung apabila seorang lelaki mendapat istri yang cakap. Sungguh, wanita itu jauh lebih berharga daripada permata.
Dia bangun sebelum matahari terbit untuk menyiapkan makanan bagi keluarganya, dan mengatur pekerjaan setiap budak perempuannya.
Dia mengatur rencana yang matang, dan dengan penghasilannya dari usaha-usaha yang lain dia membeli tanah lalu menanam kebun anggur.
Istri yang cakap tahu bagaimana menghasilkan keuntungan dari pekerjaannya. Dia bekerja tekun sampai larut malam.
Dia sudah menyiapkan baju hangat yang indah untuk seluruh keluarganya, sehingga tidak kuatir mereka kedinginan saat musim salju.
Dia mempercantik rumahnya dengan tirai dan berbagai hiasan kain yang dia buat sendiri. Semua pakaiannya indah dan berkualitas tinggi.
Penampilan dapat menipu, dan kecantikan akan hilang. Tetapi wanita yang takut akan TUHAN sungguh terpuji.