Tetapi tidak seorang pun lebih berpengalaman daripadaku, sehingga dapat mengenal Dia yang pernah naik ke surga lalu turun kembali, Dia yang pernah menggenggam angin dalam tangan-Nya, Dia yang pernah membungkus air dalam kain, dan Dia yang menetapkan batas-batas bumi. Kalau engkau begitu hebat, beritahukanlah kepadaku nama-Nya dan nama Anak-Nya!
Pertama, tolonglah aku untuk hidup dengan jujur. Kedua, janganlah memberiku kekayaan atau kemiskinan, tetapi berikanlah hanya makanan yang aku butuhkan.
Karena bila aku kaya, mungkin aku menjadi sombong lalu berkata “Aku tidak perlu TUHAN.” Tetapi bila aku miskin dan mencuri sesuatu, maka nama-Mu, ya Allahku, akan ikut dicemarkan.
Jangan menjelekkan seorang budak kepada tuannya. Jika budak itu tahu, dia akan memfitnahmu, dan engkau akan menanggung akibatnya.
Ada jenis orang yang rakus dan kejam bagai hewan buas bergigi tajam. Mereka memangsa orang-orang miskin dan lemah hingga lenyap dari antara manusia di muka bumi.
Manusia serakah bagaikan lintah yang tak pernah puas mengisap darah. Dia hanya memikirkan diri sendiri dan berkata, “Untukku dan untukku!” Ada beberapa hal yang tidak akan pernah bisa penuh atau merasa puas:
Syeol, wanita yang tidak pernah melahirkan anak, tanah kering yang tak pernah cukup menyerap air, dan api yang tak akan berhenti membakar apa pun di dekatnya.
Bila engkau memandang rendah ayahmu dan menolak taat kepada ibumu, burung gagak akan mematuk matamu dan anak rajawali memakan tubuhmu.
Bagaimana caranya elang terbang di udara, cara ular menjalar di batu-batu, bagaimana nakhoda kapal mengetahui jalurnya di tengah laut, dan bagaimana terbentuknya perasaan pemuda kepada seorang gadis.
Hal yang juga mengherankan adalah seorang istri yang menjadi pezina dan tidak merasa bersalah setelah berbuat dosa. Dengan entengnya dia membersihkan diri lalu berkata, “Aku tidak bersalah,” seakan dia hanya makan lalu membasuh mulut.
wanita yang menyebalkan tetapi mendapat suami, dan budak perempuan yang menggantikan posisi istri tuannya.
Belalang— tidak memiliki pemimpin, tetapi terbang berkelompok dengan teratur seperti barisan tentara.
Bila engkau sudah bertindak bodoh dengan menyombongkan diri atau membuat rencana jahat, bekaplah mulutmu dan diamlah saja!