Hendaklah engkau senantiasa digerakkan oleh kebaikan hati dan kesetiaan. Jadikan keduanya seperti kalung pengingat pada lehermu. Ukirkanlah itu di dalam hatimu,
Pergunakanlah apa pun yang engkau miliki untuk menghormati TUHAN, dan persembahkanlah bagian terbaik dari segala penghasilanmu.
Maka oleh berkat TUHAN, gudang-gudangmu tidak akan cukup untuk memuat semua hasil panenmu, dan penampungan air anggurmu tidak akan cukup untuk memuat hasil pemerasan buah anggurmu.
Karena TUHAN menegur orang yang Dia kasihi, seperti seorang ayah mendidik anak yang dikasihinya untuk memperbaiki kelakuannya.
Sungguh berbahagia bila engkau menyambut Sang Hikmat menjadi guru kehidupanmu! Darinyalah engkau akan menerima wawasan.
Hikmat itu membawakan bagimu umur panjang di tangan kanannya, juga kekayaan dan kehormatan di tangan kirinya.
Memiliki dia akan membuatmu panjang umur, seperti menemukan pohon kehidupan. Bila engkau tetap berpegang padanya, engkau akan sangat diberkati.
Dengan hikmat itulah TUHAN menciptakan langit dan bumi. Dengan perhitungan yang bijaksana Dia mengatur segala air dan hujan.
Jadi anakku, utamakanlah kebijaksanaan dan kematangan berpikir. Simpanlah keduanya baik-baik di dalam dirimu.
Engkau tak perlu takut saat bencana tiba-tiba datang. Orang jahat akan dihantam, tetapi engkau tetap aman,
Apa yang dapat engkau berikan hari ini, berikanlah tanpa menunda. Jangan katakan kepadanya, “Besok saja aku membantumu.”
Jangan sekali-kali merencanakan kejahatan terhadap orang di sekitarmu, karena mereka merasa aman di dekatmu.
Seluruh isi rumah orang jahat berada di bawah kutukan TUHAN, tetapi rumah tangga orang benar diberkati-Nya.
TUHAN memandang rendah orang yang merendahkan orang lain, tetapi bermurah hati kepada orang yang rendah hati.