“Suruhlah umat Israel membawa dua belas tongkat— satu tongkat dari setiap kepala suku. Tuliskanlah nama setiap kepala suku itu pada tongkatnya masing-masing.
Juga tuliskanlah nama Harun pada tongkat suku Lewi, karena setiap kepala suku harus diwakili oleh satu tongkat.
Letakkan ketiga belas tongkat itu di dalam kemah-Ku, di depan peti perjanjian di tempat dimana Aku bertemu dengan kalian.
Aku akan membuat tongkat orang yang Aku pilih menjadi berbunga. Dengan demikian umat Israel akan berhenti bersungut-sungut terhadap kalian.”
Lalu Musa menyampaikan hal ini kepada seluruh bangsa Israel. Maka keduabelas kepala suku Israel dan Harun sendiri menyerahkan tongkat mereka masing-masing kepada Musa.
Besoknya, Musa masuk ke dalam kemah, dan dilihatnya tongkat Harun sudah bertunas dan mengeluarkan kuncup-kuncup serta bunga-bunga. Bahkan sudah ada buah-buah badam yang matang!
Musa membawa keluar semua tongkat itu dari kemah TUHAN dan menunjukkannya kepada semua orang Israel. Lalu setiap kepala suku mengambil kembali tongkatnya masing-masing.
Lalu TUHAN berkata kepada Musa, “Letakkan kembali tongkat Harun di depan peti perjanjian sebagai peringatan bagi para pemberontak supaya mereka berhenti bersungut-sungut. Dengan demikian, mereka tidak akan mati.”